D_uNsPoKeN

Monday, May 01, 2006

WAKTU YANG TERSISA DI SINI

Kurangkai huruf hingga kata menjadi kalimat…
Menarikan jemari di atas papan ketik komputer milik kantorku…
Aku mungkin tak kan pernah menjadi penulis terkenal, tapi batin semoga terpuaskan demi seribu rasa yang datang silih berganti.
Aku mungkin tak punya nama besar, titel yang dapat dibanggakan, atau pun kerabat dan teman dekat dengan status sosial kelas atas yang dapat kujadikan jaminan masa depan.
Tapi aku punya pembaca seperti dirimu, dan aku masih punya teman yang masih sudi berbagi suka dan duka… Maaf, doa dan terimakasihku bertautan untuk kalian dan mereka yang ikhlas mengenalku.
Ambisiku, obsesiku, cinta sejoliku… Mungkin sangat lah sedikit yang pernah, tengah dan akan kujalani. Bahkan terkadang perih.
Tapi aku punya daya juang, aku punya kemampuan bertahan yang bagiku sendiri merupakan keajaiban.
Bagiku;
Airmata adalah pelembut hati yang mampu menyeimbangkan emosi dalam diri.
Senyum adalah penenang jiwa yang mampu menyejukan panasnya amarah.
Tak perlu benar aku berteriak bingar atau tertawa keras² demi mengungkap diri.
Sesungguhnya hati mampu berbicara lebih baik daripada seribu bahasa, dialek, maupun kultur budaya.
Penolakan biar kuanggap sebagai koreksi, kritik dan saran untukku.
Caci maki biar kuanggap sebagai kokok ayam pagi yang membangunkanku dari mimpi.
Maaf, doa dan terimakasihku bertautan untuk kalian dan mereka yang ikhlas menyadarkanku...


Jakarta, 28 April 2006
Kantor Kecil yang Pengap

0 Komentar:

Post a Comment

<< Home