Shelter Anggrek, Margonda, Depok 12:17
Terik... memayung sepi nafas2 penantian di bawah atap shelter anggrek... bis2 dan angkot2 lalu-lalang, henti lalu pergi lagi...
Dan aku di sini... dari balik jendela kaca yang kusam memandangi mereka yang singgah sebentar-lama lalu pergi lagi...
Terkadang celoteh mereka nampak dari gerak tubuh dan tawa yg tak mampu kudengar, deru mesin menindih suara2...
Dan aku masih di sini... mereka cinta lewat angan 'andai saja'...
gadis2 manis dalam berbagai warna... satu-dua ingatkan ku pula pada kenangan lama... pada satu-dua wajah pula lama tak ku jumpa...
Merangkai rindu 'andai saja' bersama lagu dan musik kenangan semasa silam... atau justru benci yang bangkit dari keinginan2 terpendam tak tergapai...
Lalu galau... kemana hendak hati kubawa merajut angan terindah... ke bawah shelter anggrek kah? sekali-dua kutemui senyumnya, kutemui tawanya, kutemui ketegarannya... tapi bukan darinya... de ja vu...
Dan aku di sini... dari balik jendela kaca yang kusam memandangi mereka yang singgah sebentar-lama lalu pergi lagi...
Terkadang celoteh mereka nampak dari gerak tubuh dan tawa yg tak mampu kudengar, deru mesin menindih suara2...
Dan aku masih di sini... mereka cinta lewat angan 'andai saja'...
gadis2 manis dalam berbagai warna... satu-dua ingatkan ku pula pada kenangan lama... pada satu-dua wajah pula lama tak ku jumpa...
Merangkai rindu 'andai saja' bersama lagu dan musik kenangan semasa silam... atau justru benci yang bangkit dari keinginan2 terpendam tak tergapai...
Lalu galau... kemana hendak hati kubawa merajut angan terindah... ke bawah shelter anggrek kah? sekali-dua kutemui senyumnya, kutemui tawanya, kutemui ketegarannya... tapi bukan darinya... de ja vu...

0 Komentar:
Post a Comment
<< Home